Viral Jalan Handayani Golf Permai Kotor dan Berdebu, Tokoh Masyarakat PALI Soroti Lemahnya Pengawasan



Foto: H. Kuhon Saputra saat berada di lokasi pada Rabu 29 April 2026. 


PALI – Kondisi jalan utama di kawasan Handayani Golf Permai yang dipenuhi lumpur saat hujan dan debu tebal saat cuaca panas terus menuai sorotan masyarakat. Jalan yang setiap hari dilalui warga itu dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.

Berdasarkan informasi warga, kondisi tersebut diduga dipicu aktivitas angkutan tanah dari kegiatan pemerataan lahan pembangunan gedung. Tanah yang tercecer dari mobil maupun truk pengangkut menyebabkan badan jalan menjadi kotor, licin, dan berdebu.

Tokoh masyarakat PALI, H. Kuhon Saputra, mengaku geram terhadap sikap dinas terkait yang dinilai seolah membiarkan persoalan tersebut tanpa tindakan tegas.

“Ini proyek siapa? Ini bukan proyek Pemerintah Kabupaten PALI. Kenapa dinas terkait tidak mendesak pemilik usaha untuk bertanggung jawab?” tegas H. Kuhon Saputra, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, aktivitas usaha yang berdampak pada fasilitas umum seharusnya mendapat pengawasan ketat agar masyarakat tidak dirugikan akibat kelalaian pihak tertentu.

Sorotan serupa juga disampaikan tokoh masyarakat PALI lainnya, M. Muktar Jayadi, SH, MH. Ia menegaskan bahwa ceceran tanah dari kendaraan pengangkut material bukan persoalan sepele karena dapat membahayakan pengguna jalan.

“Jalan kotor akibat ceceran tanah dari mobil atau truk pengangkut tanah/material bisa dikenakan sanksi. Hal ini karena tanah yang berceceran menyebabkan jalan licin, membahayakan keselamatan pengguna jalan, serta mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Semoga saja di Kabupaten PALI sudah ada Perda yang mengatur sanksi terhadap kejadian seperti ini agar tidak terulang kembali,” tulis Muktar Jayadi di Grup WhatsApp Kecamatan Tanah Abang pada Rabu (29/4/2026).

Foto: Kondisi Jalan utama kotor menjadi keluhan pengguna jalan sebelum dibersihkan 

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan penertiban serta memanggil pihak pelaksana usaha agar bertanggung jawab membersihkan jalan dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Warga menilai, pembangunan dan aktivitas usaha memang penting untuk kemajuan daerah, namun tetap harus memperhatikan keselamatan, kebersihan, dan hak masyarakat pengguna jalan.****

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Camat Tanah Abang Tuai Pro-Kontra, Muktar Jayadi Beri Catatan Kritis

Ibu Rumah Tangga di PALI Ditangkap, 30 Butir Ekstasi Berbagai Logo Diamankan Polisi

Satreskrim Polres PALI Ringkus Pembobol Rumah Kosong di Simpang Raja

Dua Tokoh Besar Hadir! Open House Bupati PALI Jadi Ajang Silaturahmi Elit dan Rakyat

Terduga BD Narkoba diringkus Polres PALI

Dua Tokoh PALI Bersua, Silaturahmi Sarat Makna di Hari Raya

Malam Sunyi Diguncang Penangkapan Dramatis, Kurir Sabu 302 Gram Dibekuk di Jalan Tempirai

Kurir Sabu 8,59 Gram Dibekuk di Jalan Sekayu–Belimbing

TBUPP PALI Hadiri Pernikahan Warga, Bukti Pemerintah Dekat dengan Masyarakat