PALI — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto, ST, dan Wakil Bupati Iwan Tuaji, SH, menunjukkan respons cepat dalam menangani dampak bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Talang Ubi.
Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, bantuan kemanusiaan disalurkan langsung kepada warga terdampak di kawasan Tumpang Sari, Desa Semangus, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Polsek Talang Ubi sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam penanganan bencana.
Langkah cepat ini menjadi bukti komitmen Pemkab PALI dalam melindungi masyarakat, khususnya warga yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Adapun warga yang menerima bantuan yakni Irianto (57), Mad Genti (56), Susna Ratna Dewi (20), Ratmin (70), dan Eko Wiranda (35), yang rumahnya terdampak banjir di Desa Semangus.
Bantuan yang disalurkan oleh BPBD PALI mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar, berupa mi instan, beras, sarden, gula, hygiene kit, selimut, serta tikar, guna meringankan beban masyarakat yang terdampak.
Kepala BPBD Kabupaten PALI menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari instruksi langsung pimpinan daerah agar penanganan bencana dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Pemerintah Kabupaten PALI melalui BPBD terus bergerak cepat merespons setiap kejadian bencana. Ini merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat dibutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., melalui Wakapolsek AKP Aisen Hower, S.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam penanganan bencana.
“Kami bersama BPBD hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan serta rasa aman. Sinergi ini penting agar penanganan bencana berjalan maksimal,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta aktif berkoordinasi dengan aparat setempat guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten PALI melalui BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan di lapangan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana lanjutan. (Red).


Komentar
Posting Komentar