LAHAT – Pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat mendadak memanas. Dalam forum resmi di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat, Bupati Lahat Bursah Zarnubi melontarkan ultimatum keras kepada Sekretaris DPRD Lahat, H. Safrani, untuk segera mengundurkan diri.
Ultimatum itu dipicu penundaan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang semestinya digelar di DPRD Lahat. Penundaan tersebut dinilai mencederai disiplin serta kinerja pemerintahan.
Di hadapan pejabat yang baru dilantik dan tamu undangan, Bursah secara terbuka meluapkan kemarahan. Ia menegaskan, kelalaian dalam agenda strategis seperti LKPJ tidak dapat ditoleransi.
“Segera mundur. Saya marah hari ini. Mundur sebelum saya nonaktifkan sendiri,” tegasnya, Selasa (21/04/2026), dengan nada tinggi yang membuat suasana seketika tegang.
Sikap ini menjadi pesan tegas bahwa Pemkab Lahat tidak memberi ruang bagi kesalahan administratif yang menghambat jalannya pemerintahan. Hingga berita ini diturunkan, H. Safrani belum memberikan tanggapan resmi.
Peristiwa ini diperkirakan akan memicu sorotan publik sekaligus evaluasi internal, khususnya terkait koordinasi dan profesionalitas kinerja di lingkungan DPRD maupun Pemkab Lahat.(35).

Komentar
Posting Komentar