MBG di Desa Tempirai Jadi Sorotan, Orang Tua Keluhkan Porsi dan Penyajian



PALI – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menjadi sorotan sejumlah orang tua siswa.

Keluhan muncul setelah menu MBG yang diterima anak-anak dinilai kurang layak dari segi porsi dan penyajian. Beberapa orang tua menyampaikan bahwa mereka bukan tidak bersyukur atas adanya program tersebut, namun berharap kualitas makanan yang diberikan dapat lebih diperhatikan.

“Kami bukan tidak bersyukur. Tapi apakah sudah wajar MBG-nya seperti ini?” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Selain soal porsi dan menu, orang tua juga menyoroti wadah makanan yang disebut-sebut harus dikembalikan kembali setelah digunakan. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait standar operasional pembagian makanan serta kelayakan kemasan.

Program MBG sendiri bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah serta mendukung tumbuh kembang mereka. Karena itu, masyarakat berharap pelaksanaannya benar-benar memperhatikan kualitas gizi, kebersihan, dan kelayakan sajian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai standar menu dan mekanisme distribusi MBG di Desa Tempirai.

Masyarakat berharap adanya evaluasi agar program yang bertujuan baik tersebut dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran.

Komentar